Thursday, November 28, 2013

Kalau...

Kalau aja langit bisa lebih jelas dan lebih terbuka sama apa yang dia inginkan, memang manusia mau coba memahami?
Kalau dikasih panas, ngeluh dan ingin hujan.
Kalau dikasih hujan, ngeluh dan bikin males kemana-mana.

Kalau aja semesta mau ngobrol sebentar sama manusia tentang apa yang akan terjadi, bukannya manusia cuma sibuk dengan kesibukannya masing-masing?
Kalau ada bencana, mungkin tidak sedikit yang masih acuh.
Kalau ada musibah, mungkin tidak sedikit yang menutup telinga dan tetap sombong.

Kalau daun bisa berbicara, masihkah dia bisa memberontak saat dipetik dari tangkainya?
Kalau aja daun itu kering, dia juga bisa melepaskan dirinya sendiri dari tangkai tua itu.
Kalau aja tangkai itu bisa berkata, mungkin dia juga sedih, ataupun senang karena air yang ia miliki bisa ia nikmati sendiri.

Kalau aja kehidupan bisa di edit, diberi filter, me-replay layaknya photoshop atau recorder, apa yang akan dilakukan manusia?
Kalau aja ada orang miskin, mungkin dia akan mengedit hidupnya agar ada tumpukan emas di rumahnya.
Kalau aja ada secarik kertas yang sobek, mungkin buku itu akan mengulang waktu dan menjaga lembaran kertasnya tetap utuh.

Kalau aja hati bisa selalu sinkron dengan apa yang dipikirkan, apakah manusia tetap ingin saling mengerti?
Kalau bisa semua waktu yang diinginkan bisa terulang...
Kalau bisa semua yang di dambakan bisa di dapatkan...
Kalau bisa mengubah semua yang tidak mungkin menjadi mungkin...
Kalau bisa hal yang asing menjadi terlalu sering...
Kalau bisa yang hitam menjadi kembali putih...
Kalau bisa segala penyesalan tidak ada di akhir...
Kalau bisa sepatah kata yang tidak terucap bisa diutarakan kembali...
Kalau bisa, kan?

No comments:

Post a Comment